HARI AYAH VS HARI IBU

  • 13 November 2018
  • Dibaca: 339 Pengunjung
HARI AYAH VS HARI IBU

Mungkin tidak semua orang mengetahui adanya peringatan hari ayah di Indonesia. Memang benar peringatan hari Ayah tidak sepopuler hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember, namun banyak juga orang yang merayakan hari Ayah untuk mengormati Ayahnya. Selain Ibu yang melahirkan setiap insan di dunia ini, peran Ayah juga sangat penting bagi sebuah keluarga. Dimana seorang Ayah adalah kepala keluarga, pemberi nafkah, pelindung, dan masih banyak peran penting lainnya di keluarga. Setiap negara peringatan Hari Ayah  dirayakan pada waktu yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri peringatan hari Ayah ditetapkan pada tanggal 12 November, sedangkan di negara Eropa budaya ini diperingati pada tanggal  19 Maret dan beberapa negara lain juga memiliki tanggal yang berbeda. Sebenarnya hari Ayah tercipta sejak tahun 1908. Jika hari ibu telah ada sejak tahun 1860an.

Dikutip dari situs kemdikbud.go.id, hari Ayah di Indonesia digelar atas prakarsa paguyuban Satu Hati lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP). Pada 2014, PPIP mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo. Pada acara tersebut diadakan sayembara Menulis Surat untuk Ibu.Ada seorang peserta yang bertanya, "Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan Peringatan Hari Ayah? Kami pasti ikut lagi." Hal inilah yang menjadi landasan PPIP mencari tahu kapan tanggal Hari Ayah di Indonesia. Mereka sampai menggelar audiensi dengan DPRD Surakarta, meski hasilnya tak mendapatkan jawaban yang memuaskan.  Setelah melalui kajian yang panjang, para wanita yang tergabung di Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) memutuskan menggelar deklarasi Hari Ayah pada 12 November 2006 di Pendapa Gede Balai, Solo. Mereka juga menetapkan 12 November sebagai peringatan Hari Ayah Nasional. Untuk itu hari Ayah mulai dirayakan dan dikenal oleh banyak orang di Indonesia. Berbagai cara bisa dilakukan untuk merayakan hari Ayah, mulai dari menghadiahkan Ayah dengan sesuatu hal yang diinginkan dsb. Tentu setiap orang melakukan perayaan hari Ayah dengan versinya masing-masing. Namun terlepas dari hal itu perayaan hari Ayah dan hari Ibu, tidak hanya saat tanggal-tanggal yang ditetapkan kita merayakannya. Hormati dan hargailah kedua orangtua yang kita punya setiap saat. Karna mereka adalah orang yang sangat berjasa dalam setiap langkah yang kita ambil.

013/Widi Paramita/KIM-MB/2018

  • 13 November 2018
  • Dibaca: 339 Pengunjung

Artikel Lainnya

Cari Artikel